Hati hati, Penipuan melalui Internet

Beberapa hari yang lalu, ada seorang teman bercerita bahwasanya dia telah ditipu oleh seseorang tak dikenal yang berjualan sepeda motor melalui facebook. Uang sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah) melayang dari tabungannya ke si penipu. 

Awal cerita teman ini tertarik dengan sebuah iklan sepeda motor disebuah group jual beli online facebook, setelah bertanya tanya melalui kolom komentar facebook, akhirnya komunikasi beralih melalui messenger. Akhir komunikasi, didapatlah kesepakatan agar sebelum motor dikirim, si teman harus terlebih dahulu mentransfer dana sebesar Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah). Karena tertarik dengan motor tersebut dan pandainya si penjual merayu, tanpa pikir panjang teman tersebut langsung mengirimkan uang kerekening penjual.

Baca juga: Amankan akun Facebook dari pencurian

Keesokan harinya teman ini menghubungi penjual untuk menanyakan apakah sepeda motor sudah dikirim, ternyata chat messenger tidak dibalas, nomor handphone yang diberikan juga tidak aktif, saat itulah teman ini baru sadar bahwasanya dia telah ditipu.

Penipuan melalui Internet

Hati hati, penipuan melalui internet khususnya melalui media sosial sudah sering terjadi, jangan sampai kita sebagai pengguna internet ikut menjadi korban penipuan.

Contoh kasus diatas hanya satu dari sekian banyak kasus penipuan melalui media sosial internet. Masih banyak kasus kasus penipuan lain yang terjadi yang memanfaatkan kemudahan berkomunikasi menggunakan Internet. Untuk itu kita harus lebih hati hati agar tidak menjadi korban penipuan.

Baca juga: Waspada tindak kejahatan melalui Internet

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar terhindar dari penipuan melalui Internet, tidak cukup hanya dengan modal kepercayaan, beberapa tips tersebut antara lain:

  1. Hindari jual beli online melalui media sosial dengan orang yang belum dikenal, apalagi ujung ujungnya penjual minta ditranfer uang terlebih dahulu.
  2. Jika tetap ingin belanja online, gunakan platform yang sudah terpercaya sebagai perantara seperti tokopedia, lazada, bukalapak dan lainnya agar uang Anda tetap aman sampai transaksi selesai.
  3. Jangan mudah tergiur dengan harga murah yang ditawarkan, apalagi harga yang dipasang jauh dibawah harga standar, ini adalah salah satu trik penipu agar korban tertarik.
  4. Jika Anda mendapat chat/inbox/mention dari salah satu teman atau keluarga melalui media sosial yang meminta dibelikan pulsa atau minta ditransferkan uang, jangan langsung menuruti permintaannya, usahakan Anda menelpon langsung teman atau keluarga tersebut terlebih dahulu untuk memastikan, karena bisa saja akun media sosial mereka sudah diretas dan digunakan untuk menipu.
  5. Jika Anda membuka sebuah online shop dan mendapatkan bukti transfer berupa foto print out dari ATM, screenshoot mobile banking atau internet banking dari pembeli yang belum Anda kenal, jangan langsung percaya, periksa rekening Anda langsung untuk melihat apakah uang sudah masuk atau belum, karena print out dan screenshoot bisa saja dipalsukan.

Itulah 5 (lima) tips singkat secara umum yang bisa kita lakukan agar terhindar dari penipuan. Jangan mudah tergoda dan jangan cepat percaya, karena 2 (dua) keadaan ini merupakan senjata ampuh bagi penipu untuk mengelabui korbannya.

Donasi

Terima kasih telah mengunjungi Blog kami, semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi teman teman semua.

Bagi teman teman yang ingin berpartisipasi memberikan DONASI untuk kelancaran Blog ini, bisa melalui:

  • OVO
  • DANA
  • GoPay

Donasi melalui OVO, DANA atau GoPay bisa dikirimkan ke nomor kami +62813-654-99888

Terima kasih untuk teman teman yang sudah memberikan DONASI, semoga kami tetap bisa selalu memberikan informasi yang berguna melalui Blog ini.

Admin

Jika ada pertanyaan atau sesuatu yang ingin disampaikan, jangan sungkan untuk bertanya dan memberikan komentar pada kolom dibawah ini:

OGITUYA.com ©
All Rights Reserved