Pencurian Data Pribadi melalui Internet

Internet ibarat pedang dengan dua sisi mata yang tajam, disatu sisi internet bisa sangat berguna dan disisi lain internet bisa menjadi sumber masalah bagi kita. Di era dunia digital sekarang tentunya internet sulit dilepaskan dari kehidupan sehari hari, banyak manfaat internet yang bisa didapatkan, seperti; belanja online, media sosial, membaca berita, mobile dan internet banking dan lain sebagainya. Namun kita tidak boleh lengah dengan bahaya yang mengintip dibalik kemudahan yang diberikan internet.

Pencurian data pribadi merupakan salah satu bahaya yang mungkin akan terjadi pada kita. Bukan dalam arti bahaya secara fisik yang dimaksud disini, tetapi bahaya disalah gunakannya data pribadi kita, seperti pencurian data data perbankan, pengambil-alihan akun media sosial, pemcurian email pribadi atau perusahaan dan lain sebagainya.

Pencurian Data Pribadi melalui Internet

Bagainama mungkin data pribadi bisa dicuri melalui internet?, tentu saja bisa jika kita tidak hati hati dan waspada dalam menggunakan internet. Banyak cara dilakukan oleh para penjahat untuk mendapatkan data pribadi kita.

Baca juga: Awas, begini tanda tanda akun facebook akan dicuri

Berikut beberapa kemungkinan metode pencurian data yang dilakukan oleh para penjahat yang harus kita ketahui agar terhindar dan tetap aman berselancar menggunakan jaringan internet:

    • Phising adalah metode umum yang sering dipakai oleh para penjahat untuk mencuri data penting orang lain. Metode ini adalah dengan membuat situs duplikat yang persis mirip dengan aslinya. Misalnya halaman login facebook, penjahat akan membuat sebuah situs yang sama persis dengan halaman login facebook dan kemudian menyebarkannya.

      Setiap orang yang mencoba login ke facebook menggunakan situs duplikat itu, maka username dan password otomatis akan terkirim ke penjahat, sehingga penjahat dapat mengambil alih akun facebook Anda.

    Agar terhindar dari pencurian jenis ini, kita harus teliti sebelum memasukkan informasi penting, perhatikan alamat situs terlebih dahulu, pastikan alamat situs adalah alamat yang benar. Sebagai contoh Facebook, alamat yang benar untuk login ke Facebook adalah https://web.facebook.com, jika suatu saat menemukan atau ada yang menyuruh Anda untuk login menggunakan alamat selain dari alamat tersebut, jangan dilakukan, sekalipun tampilannya persis sama. Begitu pula untuk situs situs lainnya, jika sudah berhubungan dengan data pribadi, hal pertama yang harus diperhatikan adalah alamat situsnya.

    • Pencurian data melalui aplikasi Android. Metode ini menggunakan aplikasi android yang sengaja dibuat untuk mencuri data pengguna. Pengguna yang sudah menginstall aplikasi jahat ini di handphone akan menjadi rentan untuk dicuri data data penting yang tersimpan di handphone tersebut.

    Baca juga: Penting, ketahui izin akses aplikasi smartphone kamu

    Antisipasi terhadap metode ini adalah, hindari menginstall aplikasi aplikasi yang tidak jelas sumbernya. Perhatikan juga permintaan izin akses dari aplikasi yang akan diinstall, jika ada yang mencurigakan, sebaiknya batalkan proses instalasinya.

    Untuk HP android yang menggunakan aplikasi google didalamnya, google mempunyai fitur keamanan yang bernama play protect, fitur ini akan mengingatkan Anda bahwa aplikasi yang akan diinstall dapat membahayakan.
    • Pencurian data pribadi menggunakan Virus. Virus adalah program yang dibuat untuk tujuan kejahatan. Virus dapat menggandakan dirinya sendiri. Penyebaran virus tentunya berasal dari Internet, jika komputer atau handphone Anda sudah terkena virus, maka banyak kemungkinan yang akan terjadi, misalnya system komputer atau handphone akan dirusak, sampai dengan pencurian data pribadi yang tersimpan dikomputer atau handphone Anda.
    Antisipasi agar terhindar dari pencurian metode ini adalah dengan berhati hati dalam menginstall aplikasi, hati hati dalam mendownload suatu file, jangan sembarangan mengklik link dari siapa saja. Selain itu install antivirus agar jika ada virus yang mencoba masuk dapat terdeteksi langsung dan diblok oleh antivirus tersebut.
    • Metode berbagi wifi gratis. Seseorang menggunakan teknik ini untuk mencuri data pengguna wifi yang diberikannya secara gratis. Seorang hacker bisa mendapatkan informasi yang kita masukkan ketika kita terkoneksi dengan wifi tersebut, data data yang lewat melalui jaringan wifi bisa ditangkap oleh hacker.
    Untuk menghindari pencurian data ketika Anda terkoneksi dengan wifi gratis, gunakan wifi gratis tersebut hanya untuk keperluan keperluan biasa seperti browsing. Usahakan jangan melakukan login ke situs apapun pada saat menggunakan wifi gratis, misalnya login ke media sosial, login ke internet banking dan lainnya.

    Baca juga: Amankan akun Facebook dari pencurian

    Kesimpulan yang bisa kita ambil dari tulisan diatas adalah bahwasanya internet selain memberikan banyak manfaat, juga bisa memberikan kerugian bagi penggunanya.

    Untuk menghindari kerugian kerugian yang ditimbulkan, jadilah pintar dalam penggunaan internet, selalu waspada dan berhati hati, jangan cepat percaya dengan sesuatu yang ada didunia maya.

    Donasi

    Terima kasih telah mengunjungi Blog kami, semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi teman teman semua.

    Bagi teman teman yang ingin berpartisipasi memberikan DONASI untuk kelancaran Blog ini, bisa melalui:

    • OVO
    • DANA
    • GoPay

    Donasi melalui OVO, DANA atau GoPay bisa dikirimkan ke nomor kami +62813-654-99888

    Terima kasih untuk teman teman yang sudah memberikan DONASI, semoga kami tetap bisa selalu memberikan informasi yang berguna melalui Blog ini.

    Admin

    Jika ada pertanyaan atau sesuatu yang ingin disampaikan, jangan sungkan untuk bertanya dan memberikan komentar pada kolom dibawah ini:

    OGITUYA.com ©
    All Rights Reserved